POLTEKBANG SURABAYA – Politeknik Penerbangan Surabaya sukses menyelenggarakan Sidang Senat Terbuka Yudisium XXI Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Poltekbang Surabaya pada Kamis (23/7/2026). Pada gelaran yudisium kali ini, sebanyak 72 taruna-taruni resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Ahli Madya di bidang penerbangan.

Yudisium merupakan momen krusial penetapan kelulusan akademik setelah para taruna menyelesaikan seluruh rangkaian proses pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku. Acara ini sekaligus menjadi tonggak awal bagi para lulusan sebelum terjun memberikan pengabdian profesional di dunia transportasi udara.

Rangkaian acara diawali dengan penyampaian orasi ilmiah oleh Dr. Sri Rahayu Surtiningtyas yang mengusung tema “Transformasi Industri Penerbangan melalui Lulusan yang Profesional, Kompeten, Inovatif, dan Berintegritas dalam Menghadapi Dinamika Industri Global”.

Dalam orasinya, Dr. Sri Rahayu mengajak para lulusan untuk siap bersaing menghadapi pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di industri penerbangan. Pemanfaatan teknologi tersebut harus senantiasa diimbangi dengan etika profesi, integritas, dan kompetensi mendalam sebagai insan penerbangan.

Direktur Politeknik Penerbangan Surabaya, Ahmad Bahrawi, S.E., M.T., dalam sambutannya menegaskan bahwa yudisium bukan sekadar penanda kelulusan akademik, melainkan bukti keberhasilan proses pembentukan karakter, kompetensi, dan profesionalisme.

“Keberhasilan di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), tetapi juga oleh kemampuan beradaptasi, kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi, serta integritas,” tegas Ahmad Bahrawi.

Beliau menambahkan bahwa industri penerbangan modern saat ini membutuhkan SDM yang siap menjawab tantangan transformasi digital, otomatisasi sistem, pengembangan smart airport, penerapan teknologi navigasi modern, hingga implementasi penerbangan berkelanjutan (sustainable aviation).

“Saya berharap para lulusan Poltekbang Surabaya tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan industri penerbangan nasional maupun internasional,” lanjutnya.

Sebagai perguruan tinggi vokasi di bawah naungan Kementerian Perhubungan, Poltekbang Surabaya terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan. Langkah ini diwujudkan melalui penguatan kurikulum berbasis kebutuhan industri, peningkatan kompetensi pengajar, pengembangan sarana-prasarana, pemanfaatan teknologi digital, hingga perluasan kerja sama strategis baik di dalam maupun luar negeri.

Mengakhiri sambutannya, Direktur berpesan agar seluruh alumni senantiasa menjaga nama baik almamater, memegang teguh semangat belajar sepanjang hayat, dan menjadi insan penerbangan yang berintegritas. Tak lupa, apresiasi dan ucapan terima kasih disampaikan kepada para orang tua/wali atas kepercayaan yang telah diberikan kepada Poltekbang Surabaya dalam mendidik putra-putri terbaik bangsa.

Melalui Yudisium XXI ini, Poltekbang Surabaya kembali mempertegas perannya dalam melahirkan lulusan vokasi yang adaptif, inovatif, dan siap mewujudkan transportasi udara Indonesia yang selamat, aman, serta berdaya saing global.